Revitalisasi Ludruk sebagai Alternatif di Sekolah


       21 September 2016, SMP Negeri  1 Mojoagung mengirim Mochammad Rheza Randi Wardany untuk mengikuti seminar yang bertajuk revitalisasi ludruk sebagai alternatif di sekolah. Rheza dipilih karena dia mempunyai pengalaman dalam hal akting, sebab dia beberapa kali mengikuti pentas teater.

       Rheza sempat menolak karena dia tidak pernah mempelajari kesenian ludruk. Tetapi sebelum berangkat ke Jombang dia menyempatkan mempelajari dan membaca cerita tentang ludruk. Akhirnya dengan sedikit bekal itu Rheza pun siap mengikuti seminar tersebut. Peserta seminar ini berasal dari perwakilan seluruh SMP di kabupaten Jombang.

       Pada hari pertama, seminar diisi dengan kegiatan pengenalan kesenian ludruk mencakup pengertian ludruk dan cara memainkan ludruk. Hari kedua semua peserta seminar dibagi menjadi 5 kelompok dan setiap kelompok berjumlah 8 orang. Setiap kelompok diberi tema yang berbeda dan kelompok-kelompok tersebut harus membawakan tema itu dalam bentuk ludruk, lalu akan dinilai oleh ahli dalam bidang kesenian. Dan ternyata salah satu dari dua grup yang mendapat nilai tertinggi adalah grup Rheza. Kedua grup itu akan tampil untuk menyambut kedatangan para pemain ludruk Budiwijaya pada 23 September atau hari terakhir seminar tersebut. Rheza dan grupnya memberikan penampilan yang terbaik saat itu.

       Setelah tampil, grup Rheza mendapat komentar baik dari pak Didik selaku anggota ludruk Budiwijaya bahwa akting Rheza dan kawan-kawan bagus. Pak Didik menawarkan kepada Rheza dan kawan-kawan barangkali ingin bergabung menjadi salah satu anggota ludruk Budiwijaya. Rheza dan kawan-kawan merasa senang sekali karena mendapatkan komentar yang baik dari pak Didik. Pada saat itu juga, Rheza merasa sedih karena dia akan berpisah dengan teman-temannya.

       Banyak kenangan saat seminar kemarin, Rheza merasa bahagia karena dia mendapat banyak teman baru saat seminar kemarin. Dia juga mendapat banyak pengalaman tentang ludruk. Dia berpesan agar kesenian ludruk selalu dijaga dan dilestarikan.

       Sudah menjadi tugas kita untuk melestarikan budaya Indonesia, khususnya siswa SMP Negeri  1 Mojoagung. Agar kesenian tersebut tidak punah dan hilang begitu saja, atau bahkan diklaim negara lain. Dan semoga kesenian Indonesia dapat terkenal di seluruh dunia.

Narasumber: Mochammad Rheza Randi Wardany

Disusun oleh:

  • Farah Maulida Afanin (8I)
  • Bela Balina (8I)
  • Muhammad Widad Auliansyah (8I)